Puisi Patah Hati 2011 - Kumpulan Puisi patah hati ini spesial saya buat untuk kalian yang lagi patah hati atau putus cinta, atau diputus sang pujaan hati. Semoga saja kumpulan puisi patah hati ini bisa ngobatin lara yang engkau rasakan, dan kamu bisa menjalani hidup kamu seperti sedia kala tanpa merisaukan pacar yang telah menyakiti hatimu.
Kamu juga bisa buat puisi untuk mengungkapkan rasa sakit yang kamu derita lewat bait-bait puisi yang indah. Siapa tahu kamu jadi jago buat puisu, bahkan lebih jago dari Khalil Gibran.
Oke, langsung saja baca puisi-puisi patah hati berikut.
Karena Kau Patahkan Hatiku
Aku merasakan patah hati ini
seperti batu koral
yang menimpuk jidat,
Benjol...
Aku merasakan patah hati ini
seperti pukulan Chris Jhon
yang bertubi-tubi
Babak belur...
Aku merasakan patah hati ini
seperti bau kentut
tetanggaku yang gendut
Bikin aku semaput...
Tapi aku benjol bukan karena ditimpuk batu koral
Aku babak belur bukan karena dipukul Chris Jhon
Dan aku semaput bukan karena mencium bau kentut
Tapi karena kau
telah patahkan hatiku
Ciamis, 1 Juni 2010
Lukas Gentara
Hehe, ini puisi patah hati kok agak lucu yah..? Ngga apa2 lah. yang penting kan ada kata kata patah hati-nya. Jadi puisi ini masuk dalam kategory puisi patah hati
Dipasung Sunyi
malam ini duka
rembulan mengasingkan diri dari ratapan malam
kecewa,
cahayanya yang kala itu purnama
dibalas dengan lolongan Serigala
Jadi tak perlu kau bawa tangismu
yang air matanya dusta
Aku bukan Pangeranmu..!
Sinkirkan ratapan
yang isinya kebohongan itu
jauh dari telingaku
Aku muak...
Aku benci ini..!!!
Wajahmu yang rupawan
menjadikanmu elok dan menawan
Tapi aku terlanjur luka, Bidadari!
Sejak itu
Kubiarkan hati dipasung sunyi.
Bandung, Januari 2008
Lukas Gentara
Update Puisi Patah Hati dari para Komentator
Anonim mengatakan...
serpihan kenangan ini
berserakan dimana-mana
tak bisa kurangkai lagi
hingga membentuk sampah yang berserakan
bagaikan memecahkan pazzel kehidupan
serpihan itu sulit untuk di rangkai kembali
terasa begutu berat dalam merangkai
karna rasa sakit yang tLah tertanam
hanya semangat yang tersisa
dalam usaha merangkai kembali pazzel itu
hanya rasa ikhlas yang akan memberikan jalan
agar serpihan itu dapat terangkai kembali
dalam bentuk lukisan kehidupan cinta yang indah
by. deny fadjar suryaman..
Rabu, April 20, 2011
rina siti nuraisyah mengatakan...
aku lelah menutupi tangisan dengan senyuman.
hanya senyum palsu yang menghapus air mataku
terkadang aku bisa jadi pelangi.
tapi aku juga bisa jadi hujan bahkan badai sekalipun bila tersakiti !
Sabtu, April 23, 2011
call me lulugh on Minggu, April 17, 2011 mengatakan...
dan inilah kehidupan.q yg sbenarnya, sendiri, sepi, sunyi,
hanya kisah dan kata yg terukir dg pena yg mampu menghibur jiwa tak sempurna....
cinta.. semakin lama semakin semu dan maya....
kebebasan berlari menjauhi kenyataan,,,
hanya kepahitan yg kini berkawan....
teman.. tak ada satupun keindahan mampu mengalahkannya,,,
bahkan harta dan tahta tak mampu menandingi kemewahannya,,,
kemewahan yg muncul dari kesederhanaan,,,
kesederhanaan dlm sebuah kebersamaan,,,
itulah yg q sebut pertemanan...
lawan,, tak kan ada yg mampu menebak jk suatu saat dia akan menjadi kawan,,,
begitupun sebaliknya....
benci,, suatu saat akan bermetamorfosis menjadi cinta...
Lillah mengatakan...
Ktika Cinta di uji, Haruskah Airmata jd Korban_??
Ktika Cinta dipermainkan,Haruskh Hati yg Hancur_??
Ktika Cinta diHianati, Pntaskah unTk diperTahankn_??
LALU........
Untk apa Cinta Diungkapkan Kalau hnYa Untk dipermainkan_______??????????
Alban Tinggal Atu on Minggu, Februari 20, 2011 mengatakan...
Dibalik tirai indahnya ku rasakan sebuah belati yang menyayat hati, Seakan mematri menggoreskan rasa yang selalu menghantui,
Perlahan namun pasti ia mgnhampiri
Laksana racun yang mengalir didalam darah ia menghentikan denyut nadi
Apa gerengan kini yang selalu hadir mengisi hari
datang seakan merenggut mimpi-mimpi
namun kini aku sadari bahwa aku telah patah hati..
Cukup ya Puisi Patah Hati Kali Ini, Up Date terus biar dapet puisi-puisi yang lain, dan lihat juga puisi-puisi yang lainnya.
0 komentar:
Posting Komentar